Translate
Minggu, 19 Juni 2011
Kardinal Offishall – SMASH The Club (feat. Pitbull, Lil Jon
Kardinal Offishall – SMASH The Club (feat. Pitbull, Lil Jon
Rabu, 18 Mei 2011
Cara Buat Minta Izin Jalan-Jalan Sama Ortu ;)
1. Kelakuan positif
“Anak baik-baik” tentu lebih mudah dikabulkan permintaannya. Maka tunjukkan tingkah laku yang baik dan jauhkan diri dari masalah. Sering bolos sekolah dan nilai buruk pastinya tidak akan memuluskan proses perizinan dari orang tua. Kalau sehari-hari saja di rumah Anda banyak ulah dan menimbulkan masalah, apalagi jauh dari rumah?
2. Rencana matang
Saat meminta izin dari orang tua, Anda harus punya rencana yang matang: ke mana tujuannya, bagaimana mencapai tujuan itu, pergi dengan siapa, menginap di mana, berapa lama, dan nomor kontak yang bisa dihubungi jika Anda tak bisa dihubungi (misalnya saat telepon selular kehilangan sinyal).
Kalau Anda tidak menjelaskan hendak pergi ke mana, dengan siapa, dan berapa lama, jangan harap orang tua akan memberi izin karena mereka akan tambah khawatir.
3. Persiapan matang
Bekali diri Anda dengan pengetahuan yang komprehensif sehingga jika orang tua bertanya tentang berbagai hal tentang rencana perjalanan tersebut, Anda bisa menjawab dengan lancar dan meyakinkan. Meminta izin orang tua tak ubahnya seperti menghadapi ujian. Anda harus siap dengan jawaban yang tepat, apa pun pertanyaannya.
4. Mandiri
Sebisa mungkin, jangan mengandalkan kucuran dana dari orang tua. Kalau mendapatkan izin saja sulit, apalagi izin plus dana. Menabunglah dari uang saku, sehingga pada saat meminta izin, Anda bisa menunjukkan bahwa Anda tidak akan merepotkan orang tua. Tunjukkan bahwa semua hal sudah Anda persiapkan dengan baik.
5. Bertanggung jawab
Meminta izin sama dengan mengajukan proposal. Anda harus bisa meyakinkan orang tua bahwa selain tahu mau ke mana dan bagaimana, Anda juga bertanggung jawab penuh atas perjalanan tersebut. Maksudnya, Anda akan menaati peraturan, tata krama dan adat yang berlaku di tempat tujuan. Anda harus berjanji akan menjaga tingkah laku dan tidak akan berbuat sesuatu yang melanggar hukum.
6. Menggalang dukungan
Jika Anda merasa akan sangat sulit mendapatkan izin orang tua, carilah bantuan. Umumnya orang tua akan lebih mudah menerima pendapat orang dewasa atau yang umurnya lebih tua dari kita. Maka mintalah dukungan keluarga dekat yang “didengar” — contohnya kakek, nenek, paman, bibi atau kakak. Minta bantuan mereka untuk meyakinkan orang tua, dan jangan lupa bawakan oleh-oleh sebagai tanda terima kasih.
7. Memperkenalkan teman seperjalanan
Perkenalkanlah teman yang akan jalan-jalan dengan Anda kepada orang tua. Ingatkan teman Anda untuk berlaku santun dan ikut meyakinkan orang tua Anda. Namun Anda harus pandai membaca situasi dan kondisi. Bila orang tua Anda sangat anti rokok, jangan sampai teman Anda kelihatan mengantongi rokok atau merokok di depannya.
8. Manfaat Jalan-jalan
Bagi orang yang tidak menyukainya, berjalan-jalan adalah kegiatan tidak berguna yang hanya membuang-buang uang, waktu dan tenaga. Maka, tugas Andalah untuk menyampaikan dan meyakinkan orang tua apa manfaat jalan-jalan. Tegaskan bahwa semua yang Anda keluarkan untuk sebuah perjalanan sepadan dengan hasil yang didapatkan.
“Anak baik-baik” tentu lebih mudah dikabulkan permintaannya. Maka tunjukkan tingkah laku yang baik dan jauhkan diri dari masalah. Sering bolos sekolah dan nilai buruk pastinya tidak akan memuluskan proses perizinan dari orang tua. Kalau sehari-hari saja di rumah Anda banyak ulah dan menimbulkan masalah, apalagi jauh dari rumah?
2. Rencana matang
Saat meminta izin dari orang tua, Anda harus punya rencana yang matang: ke mana tujuannya, bagaimana mencapai tujuan itu, pergi dengan siapa, menginap di mana, berapa lama, dan nomor kontak yang bisa dihubungi jika Anda tak bisa dihubungi (misalnya saat telepon selular kehilangan sinyal).
Kalau Anda tidak menjelaskan hendak pergi ke mana, dengan siapa, dan berapa lama, jangan harap orang tua akan memberi izin karena mereka akan tambah khawatir.
3. Persiapan matang
Bekali diri Anda dengan pengetahuan yang komprehensif sehingga jika orang tua bertanya tentang berbagai hal tentang rencana perjalanan tersebut, Anda bisa menjawab dengan lancar dan meyakinkan. Meminta izin orang tua tak ubahnya seperti menghadapi ujian. Anda harus siap dengan jawaban yang tepat, apa pun pertanyaannya.
4. Mandiri
Sebisa mungkin, jangan mengandalkan kucuran dana dari orang tua. Kalau mendapatkan izin saja sulit, apalagi izin plus dana. Menabunglah dari uang saku, sehingga pada saat meminta izin, Anda bisa menunjukkan bahwa Anda tidak akan merepotkan orang tua. Tunjukkan bahwa semua hal sudah Anda persiapkan dengan baik.
5. Bertanggung jawab
Meminta izin sama dengan mengajukan proposal. Anda harus bisa meyakinkan orang tua bahwa selain tahu mau ke mana dan bagaimana, Anda juga bertanggung jawab penuh atas perjalanan tersebut. Maksudnya, Anda akan menaati peraturan, tata krama dan adat yang berlaku di tempat tujuan. Anda harus berjanji akan menjaga tingkah laku dan tidak akan berbuat sesuatu yang melanggar hukum.
6. Menggalang dukungan
Jika Anda merasa akan sangat sulit mendapatkan izin orang tua, carilah bantuan. Umumnya orang tua akan lebih mudah menerima pendapat orang dewasa atau yang umurnya lebih tua dari kita. Maka mintalah dukungan keluarga dekat yang “didengar” — contohnya kakek, nenek, paman, bibi atau kakak. Minta bantuan mereka untuk meyakinkan orang tua, dan jangan lupa bawakan oleh-oleh sebagai tanda terima kasih.
7. Memperkenalkan teman seperjalanan
Perkenalkanlah teman yang akan jalan-jalan dengan Anda kepada orang tua. Ingatkan teman Anda untuk berlaku santun dan ikut meyakinkan orang tua Anda. Namun Anda harus pandai membaca situasi dan kondisi. Bila orang tua Anda sangat anti rokok, jangan sampai teman Anda kelihatan mengantongi rokok atau merokok di depannya.
8. Manfaat Jalan-jalan
Bagi orang yang tidak menyukainya, berjalan-jalan adalah kegiatan tidak berguna yang hanya membuang-buang uang, waktu dan tenaga. Maka, tugas Andalah untuk menyampaikan dan meyakinkan orang tua apa manfaat jalan-jalan. Tegaskan bahwa semua yang Anda keluarkan untuk sebuah perjalanan sepadan dengan hasil yang didapatkan.
Invasi K-pop di Jakarta

“"Bintang utama KIMCHI adalah grup K-pop paling populer: Super Junior (Suju)"”
Di tahun 2011 ini, Indonesia seperti dibidik sebagai pasar potensial penyebaran K-pop. Betapa senang ketika mendengar kabar JYJ akan hadir ke Jakarta. Juga 2PM yang datang dalam rangkaian BlackBerry Live & Rockin’.
Lalu ada Super Junior plus Park Jung Min di KIMCHI, 2AM dan Miss A di Jakarta FantastiKpop Festival — serta Big Bang di Jakarta International Teen Festival. Tidak perlu lagi menjemput bola para kokitnam namja ini ke Seoul atau Singapura.
Penuh drama
Sayangnya, setiap kedatangan cowok-cowok ganteng Asia Timur ini selalu diikuti dengan “drama” yang tak kalah dramatis dengan cerita drama Korea. Di tengah antusiasme penggemar JYJ terhadap kehadiran Jaejoong, tiba-tiba muncul berita konser itu dibatalkan. Kabarnya ada beberapa syarat produksi tambahan yang tidak dapat dipenuhi pihak promotor.
Beruntung, 2PM sukses tampil di Kemayoran bersama Shontelle, Taio Cruz dan Suede. Tapi itu pun tetap tak lepas dari drama. Berhubung Junho tampil dalam sebuah acara produsen smartphone, membeli tiket konsernya tidaklah semudah konser lain. Para Hottest nyaris putus asa akibat persyaratan pembelian produk yang super mencekik kantong untuk semata-mata dua tiket VIP.
Alternatif lain untuk akses pun tidak kalah merepotkan: menjawab kuis lewat Internet. Serbuan peminat (tak sebatas 2PM tentunya) menggila ke empat situs yang disiapkan. Judulnya, crash saja deh!
Drama ini masih berlanjut ketika malam itu ternyata 2PM hanya membawakan empat lagu! Sungguh menguras emosi. Jumlah itu sangat sedikit dibandingkan dengan tiga artis lain yang menyanyi paling sedikit delapan lagu. Tidak sebanding dengan jerih payah penggemar demi menonton.
Rentetan drama belum berakhir. Sempat beredar kabar, 2AM akan mengadakan pertunjukan mini di Jakarta. Yang terjadi kemudian adalah, meski grup didikan JYPE ini memang benar datang ke Jakarta, konser mini mereka hanya isapan jempol.
Bijaksana memilih konser
Sulit menuding pihak mana yang salah dan benar dari kejadian yang tidak mengenakkan tersebut. Tapi yang jelas, penggemar K-pop dikecewakan. Situasi seperti ini tentu sangat tidak mendukung bagi satu mania yang mulai booming (naik daun).
Apalagi invasi K-pop di Jakarta sudah terlihat lagi. Dua minggu lagi, invasi dimulai dengan KIMCHI, lalu disusul Jakarta FantastiKpop Festival dan — yang masih belum jelas — Jakarta International Teen Festival.
(Harga tiket konser-konser ini bukan murah. Bahkan ada yang lebih mahal dari tiket Justin Bieber!)
KIMCHI atau Korean Idols Music Concert Hosted in Indonesia 2011 diadakan oleh promotor W Production, yang bisa dibilang “pemain” pertama di dunia K-pop. Mereka juga pernah mendatangkan Rain dan Kim Bum.
Bintang utama KIMCHI adalah grup K-pop paling populer: Super Junior (Suju). Choi Si Won dkk direncanakan akan menyanyi lebih dari empat lagu. Selain itu, Super Junior M (SJ-M) akan hadir juga. Artinya, selain: Leeteuk, Heechul, Yesung, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, Kyuhyun, hadir pula Henry Lau dan Zhou Mi.
Juga akan hadir Park Jung Min, salah seorang anggota SS501 yang baru-baru ini meluncurkan single “Not Alone” dan album mini The, Park Jung Min; plus tiga grup pendatang baru yang sekarang sedang jadi buah bibir di Korea: The Boss, Girl’s Day dan X-5.
Dua minggu setelah KIMCHI, giliran penggemar grup jebolan JYP Entertainment (JYPE) yang dimanjakan, terutama yang sempat kecewa ingin menangkap 2AM. Promotor Blackrock Entertainment akan menggelar Jakarta FantastiKpop Festival (JFF) yang menampilkan 2AM, Miss A, Joo, San-E dan Lee Hyun.
Kabarnya peminat festival K-pop yang satu ini tidak kalah seru dengan KIMCHI. Bagi I AM (panggilan penggemar 2AM), JFF jadi tempat jaminan untuk menikmati aksi idola. Soalnya, lewat akun Twitternya, Jo Kwon sempat mengindikasikan bahwa 2AM pasti datang. Jadi wajar saja bila setelah dua hari penjualan, pihak promotor pun berterima kasih atas respons antusias penjualan tiket online.
Yang masih tidak jelas kabarnya mungkin Jakarta International Teen Festival (JITF). Promotor Berlian Entertainment (yang menggelar konser Justin Bieber) sempat menulis twit soal festival ini.
Mereka mengabarkan, hanya berselang sepuluh hari setelah JFF, JITF akan menampilkan parade artis dari berbagai negara seperti Katy Perry (AS), Big Bang (Korea), Brown Eyed Girls (Korea), dan 24herbs (HK).
Tetapi tidak lama setelah pengumuman tersebut, mereka mengeluarkan pernyataan tidak lagi terlibat dalam festival ini. JTIF akan diurus pihak Rumah Sinema. Setelah insiden 2AM baru-baru ini yang melibatkan Rumah Sinema, kepastian festival ini sangat meragukan.
Jadi sebelum tercipta “drama” baru, ada baiknya sebelum memesan tiket, mari kita jadi detektif dulu untuk mencari tahu kejelasan detail konser dan promotor!
Selasa, 17 Mei 2011
Konser Avril Lavigne di Jakarta pada 11 Mei 2011

Konser Avril yang diselenggarakan oleh promotor Mahaka Entertainment ini berlangsung di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (11/5) malam.
Sehari sebelum perhelatan konser itu, pihak penyelenggara sudah mengumumkan, konser yang dijadwalkan open gate pukul 17.00 WIB dan mulai melakukan pementasan pukul 19.00 wib. Namun ternyata meleset, karena baru pada pukul 20.15 Avril naik ke atas panggung.
Para penonton dibuat menunggu lebih lama sampai Avril muncul melantunkan lagu Black Star sambil memegang tongkat berlambang bintang berwarna hijau. Ia berkaus hitam dengan celana legging hitam dan sepatu boot. Plus tata rias smookey eyes yang menjadi ciri khas dari Avril Lavigne.
Usai melantunkan Black Star, ia langsung menyapa ribuan penonton yang mengisi Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/5). "Jakarta! Are you ready?" teriakan pertama yang dikeluarkan dari mulut Avril di atas panggung.
Kemeriahan konser semakin bergemuruh saat Avril membawakan lagu yang melambungkan namanya, Sk8er Boi dan mengajak penonton semangat untuk berjingkrak.
Mantan istri vokalis band Sum 41 itu juga menunjukan keahliannya bermain alat musik piano dan gitar warna pink kesayangannya di pertengahan konser, dan ia meminta penonton untuk bernyanyi bersama.
Ada sekitar 16 lagu yang dibawakan oleh Avril dengan penuh energi dan keceriaan. Saat lagu I'm With You, Avril sengaja menyodorkan microphone ke arah penonton untuk memanjakan penggemarnya dengan bernyanyi bagian reffrain hingga tiga kali.
Namun awak media yang ditempatkan pada bagian belakang penonton mendengar tata suara dalam gedung Balai Kartini kurang bagus. Ada ketidakharmonisan volume mic sang vokalis dengan volume band pengiring. Masalah ini berlangsung lama di tengah pertunjukan.
Bahkan tata lampu yang disebut oleh pihak penyelenggara sampai menguras kocek besar dengan teknologi canggih dianggap kurang memuaskan.
Balai Kartini semakin memanas saat semua penonton melambaikan tangan dan bernyanyi intro lagu Losing My Grip kemudian di lanjut dengan Girlfriend.
Sekitar pukul 21.30 WIB Avril sempat berpamitan kepada penonton dan mengatakan, "Terima kasih Jakarta."
Namun teriakan 'We Want More..... We Want More" dari ribuan penonton berhasil membujuk Avril untuk beraksi lagi di atas panggung. Complicated menjadi lagu pamungkas yang cukup berkesan dari Avril Lavigne.
Kelebihan Samsung Galaxy Tab

Ingin tahu kelebihan dari Samsung Galaxy Tablet? Ini dia kelebihannya.
Galaxy Tab memiliki layar 7 inch, layar yang kecil bila dibandingkan dengan Apple iPad. Dengan ukuran layar segini, menikmati aplikasi didalamnya tentu tidak semenyenangkan bila dinikmati di iPad dengan layar yang lebih besar. Tapi ada sisi bagusnya. Aplikasi android selalu bisa berjalan dengan pas di Galaxy Tab termasuk kecocokan dengan rasio layarnya. Berbeda dengan aplikasi iPhone yang dijalankan di iPad, beberapa aplikasi seperti twitter dan facebook terlihat kurang pas. Layar yang besar pada iPad tentu saja tidak pas dengan layar iPhone yang jauh lebih kecil. Apple semestinya memikirkan ini sehingga aplikasi iPhone yang juga disiapkan untuk iPad bisa berjalan dengan pas/baik di keduanya.
Samsung berusaha menjadikan produknya ini lebih sebagai tablet dan bukannya smartphone dengan layar besar akan tetapi dengan layarnya yang kecil, ketika anda ‘bermain’ dengan Galaxy Tab, yang muncul justru kesan ponsel dengan layar yang besar. Meskipun demikian Galaxy Tab tetap bisa memberikan kepuasan baik digunakan untuk menonton video maupun membaca ebook. Layar dan saturasi warnanya sungguh enak dipandang.
Langganan:
Komentar (Atom)